Cabai dan semangka merupakan komoditi yang sangat popular bagi masyarakat Bengkulu.  Dua komoditi ini dapat ditemui dan dikonsumsi sepanjang tahun. Cabai menjadi bagian pokok dari banyak jenis kuliner di Indonesia.  Masyarakat Bengkulu termasuk konsumen dengan tingkat konsumsi yang tinggi karena cabai merupakan bumbu untuk masakan sehari – hari.  Sementara itu konsumen buah semangka juga meliputi seluruh lapisan masyarakat.  Kandungan air yang tinggi, sekitar 94 – 96% serta rasa yang manis (10 – 180Brix) merupakan alasan mengapa buah semangka disukai masyarakat.  Pertanaman cabai dan semangka diusahakan petani di wilayah Kota Bengkulu maupun di kabupaten lain seperti di desa Harapan Makmur, kabupaten Bengkulu Tengah.  Kelompok tani Podomoro termasuk salah satunya yang mengusahakan kedua tanaman ini dengan system pengairan menggunakan system  tadah hujan, manual, maupun semi irigasi.

Penanaman cabai dan semangka yang dilakukan sepanjang tahun memerlukan pengelolaan pengairan yang berbeda sesuai dengan kondisi musim.  Cabai dan semangka rentan terkena cekaman air yang akan berdampak pada terganggunya pertumbuahn dan hasil.  Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan memberikan penyuluhan pada kelompok tani tentang teknik pengairan agar menjamin kecukupan air pada fase pertumbuhan vegetatif  dan menghindari kelebihan air pada fase pemasakan.  Kelebihan air pada saat menjelang panen semangka akan mengakibatkan berkurangnya kemanisan buah, sedangkan kelebihan air pada saat pemasakan cabe akan mengakibatkan busuk buah.

Pelaksanaan  kegiatan pengabdian ini diawali dengan pertemuan bersama ketua kelompok tani Podomoro pada tanggal 3 April 2021 untuk melihat kondisi pertanaman petani terkait dengan dampak kekurangan air pada pertanaman semangka.  Tindak lanjut berikutnya berupa pertemuan dengan anggota kelompok tani yang dilaksanakan pada tanggal 10 April 2021. Kegiatan ini selain dihadiri kelompok tani, dihadiri juga oleh pejabat desa Harapan Makmur, Bengkulu Tengah.  Tim pengabdian dari Unib terdiri dari Dr. Ir. Marwanto, M.Sc; Dr. Ir. Supanjani, M.Sc.; dan Ir. Merakati Handajaningsih, M.Sc. Mahasiswa yang ikut mendampingi kegiatan adalah M. Tegar Putra Bahari.