Sehubungan dengan Surat Edaran Rektor no 4940/UN30/TU/2020 tentang Peningkatan Status Langkah Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Universitas Bengkulu dan Surat Edaran Rektor no 5679/UN30/HK/2020 tentang Perpanjangan Masa Pelaksanaan Tugas di Rumah dan Kuliah Secara Daring untuk Pencegahan Penyebaran Covid-19 serta mempertimbangkan Edaran Wakil Rektor Bidang Akademik nomor 1000/UN30/EP/2020 tentang Panduan Pelaksanaan Perkuliahan dalam Masa Tanggap Darurat Covid-19 di Lingkungan Universitas Bengkulu dan Edaran Dekan Fakultas Pertanian tentang Panduan Pelaksanaan Aktivitas Akademik selama Masa Tanggap Darurat Covid-19 di Lingkungan Fakultas Pertanian, maka perlu diatur lebih lanjut terkait kegiatan magang/praktek kerja/kerja lapang.

Kegiatan magang/praktek kerja/keja lapang yang merupakan MK wajib di hampir semua Program Studi di lingkungan Fakultas Pertanian belum diatur dalam surat-surat edaran di atas. Kegiatan magang/praktek kerja/keja lapang adalah kegiatan mahasiswa melakukan praktek di instansi, perusahaan atau kunjungan lainnya selama waktu tertentu. Lokasi kegiatan dapat berada di wilayah Provinsi Bengkulu, di provinsi-provinsi lainnya atau bahkan di luar negeri. Karena itu, Fakultas Pertanian perlu menyampaikan beberapa hal terkait pelaksanaan magang/praktek keja/keja lapang tersebut, yang meliputi:

  1. Mengacu kepada surat-surat edaran di atas, maka jika magang/praktek kerja/kerja lapang dilakukan dalam masa tanggap darurat Covid-19, yakni sampai 29 Mei 2020, maka kegiatan tersebut ditunda
  2. Pelaksanaan magang/praktek kerja/keja lapang di Program Studi selingkung Fakultas Pertanian seringkali juga dilaksanakan di waktu libur antar semester, yakni antara Juni – Sesuai Edaran Rektor saat ini, maka waktu tersebut sudah berada di luar masa tanggap darurat Covid- 19. Namun, dengan memperhatikan kondisi saat ini, kita belum dapat memastikan apakah Bulan Juni – Agustus tersebut sudah dalam keaadaan kondusif.
  3. Pelaksanaan magang/praktek keja/keja lapang juga terkait dengan apakah pihak tempat tujuan pelaksanaan kegiatan dapat menerima Di samping itu, jika kondisi pada Bulan Juni – Agustus tersebut belum kondusif, maka perlu dipertimbangkan aspek resiko bagi mahasiswa yang akan berpergian dan melaksanakan kegiatan di daerah dengan resiko penyebaran dan penularan Covid-19 tinggi.

Karena itu, terkait pelaksanaan magang/praktek kerja/kerja lapang pada masa libur antar semester pada Bulan Juni- Agustus, maka beberapa hal yang dapat dilakukan meliputi:

  1. Menunda pelaksanaan magang/praktek kerja lapang sampai waktu yang memang sudah kondusif
  2. Melaksanakan secara terbatas, misalnya Bulan Juli atau Agustus, dengan beberapa kondisi, antara lain resiko terkait Covid-19 kecil (misalnya di area Kota Bengkulu atau dalam Provinsi Bengkulu atau daerah lain yang tidak memiliki catatan kasus Covid-19), tempat tujuan menerima dan jumlah mahasiswa per kelompok sedikit serta menerapkan standar antisipasi Covid-19 dalam pelaksanaan Namun, hal ini dapat dibatalkan jika kondisi menjadi lebih tidak kondusif terkait pandemi Covid-19 dan resiko menjadi tinggi.
  3. Untuk poin b, jika memenuhi kondisi yang disebutkan, maka dapat dilakukan bagi mahasiswa angkatan 2017 atau diatasnya karena dapat terkait masa studi. Berdasarkan Edaran Rektor no 4940/UN30/TU/2020 bahwa Kuliah Antar Semester ditiadakan, jika poin 4.b dapat dilaksanakan, maka MK magang/praktek kerja/kerja lapang dapat dimasukkan pada KRS semester selanjutnya.
  4. Bagi yang ditunda kegiatan magang/praktek kerja/kerja lapang, mahasiswa yang memenuhi syarat dapat ditawarkan untuk melaksanakan KKN Mandiri pada Bulan Juni – Hal ini sebagai altematif sehingga mahasiswa tetap mendapatkan kredit kuliah pada waktu tersebut. Perlu DICATAT bahwa pendaftaran KKN KAS (melalui KRS) saat ini sudah ditutup dan pendaftaran ulang mahasiswa melalui Sistem lnformui KKN akan dimulai pada tanggal 27 April 2020 ini. Karena itu, jika Jurusan/Prodi akan mengajukan mahasiswa untuk melakukan ini, Fakultas Pertanian akan mengajukan permohonan kepada Wakil ReVor Bidang Akademik dan LPPM untuk dapat mengakomodasi para mahasiswa tersebut karena kondisi yang darurat. Namun, keputusan tetap akan ditentukan WR Bidang Akademik dan LPPM UNIB sebagai pelaksana KKN. Bagi Jumsan/Prodi yang akan mengajukan mahasiswa untuk diajukan ke WR Akademik dan LPPM, Fakultas Pertanian, c.q. Wakil Dekan Bidang Akademlk, menunggu usulan nama mahasiswa dari Jurusan/Prodl paling lama Jumat 24 April 2020 pukul 09.00.
  1. Hal-ha1 yang diatur dalam poin-poin di atas dapat diatw lebih lanjut jika ada kondisi mendesak lainnya atau keluamya Surat Edaran lain dari Univesritas Bengkulu terkait masa tanggap darurat Covid-19.

Demikian surat ini kami sampaikan untuk menjadi panduan kita bersama. Atas perhatian dan kejasama Saudara, disampaikan terimakasih